Perjumpaan itu membawa harap, membuatku cenderung berangkat pada ekspektasi. Meskipun aku tak tahu, patah diam bersembunyi menungguku lengah. Terlalu lekat akan kesukaan, membawaku pada goyah tanpa arah. Hingga aku tersadar oleh cinta-Nya, “Hanya pada-Ku, kamu pantas melekat.” Sejak itu, langitku jadi lebih merah muda. Bungaku jadi semakin bermacam warna. Alam melantunkan nyanyian lepas beb…
Dengan gaya tutur puitis dan sarat makna, narasi ini merefleksikan pergulatan batin seorang individu yang dilanda bias, prasangka, dan rasa hampa dalam menghadapi penderitaan. Di tengah kekosongan dan manipulasi diri, muncul kesadaran bahwa cinta Ilahi tak terbatas hanya pada satu sosok—bahwa keistimewaan bukan milik pribadi semata. Melalui untaian kata yang getir namun menyentuh, pembaca dia…
Setelah kematian Ayah, tidak ada lagi alasan spesifik untuk menetap di rumah. Berbekal potongan memori samar tentang Ibu, aku menuju sebuah kota yang seolah memanggil namaku. Di sana, aku menemukan The Library, sebuah toko buku yang hangat, tempatku memulai kehidupan baru sebagai pegawainya. Aku bertemu dengan orang-orang baru yang menjadi bagian hidupku sekarang. Namun, di tengah pencarian Ib…
Buku ini memaparkan riset menyeluruh mengenai pemberitaan populisme Islam di Pilkada DKI yang menghasilkan tiga kategori media, yakni media antipopulisme Islam, media propopulisme Islam, dan media pragmatis terhadap populisme Islam. Perbedaan langgam pemberitaan semacam ini dimungkinkan karena adanya kebebasan pers di era Reformasi yang lebih demokratis; bila tidak ada kebebasan pers mungkin y…