Novel ini berkisah tentang pencarian seorang ayah terhadap dua anaknya yang larut bersama banjir. Kisah tentang pak Hastani, Baihaqi, dan Badrun. Mereka terpisah oleh bencana yang pada akhirnya membawa mereka kepada nasib dan takdir masing-masing.
Novel ini berlatar di Desa Belantik, Desa Ketumbi, dan Tanjong Lantai di Belitung, dengan latar waktu sekitar tahun 1990-an hingga 2000-an, menggambarkan sosial budaya masyarakat Melayu Belitung. Novel ini mengangkat tema perjuangan dalam menemukan jati diri dan potensi diri, serta bagaimana lingkungan membentuk karakter seseorang Sobri, seorang pengangguran yang tinggal di rumah panggung tua …
Setelah kematian ibunda tercintanya, kerajaan jatuh ke tangan ibu tiri Putri Salju, yang biasa disebut "Ratu Jahat" oleh para penguasanya. Snow tetap tegar di istana, berharap bisa memanfaatkan situasi sebaik mungkin. Namun ketika informasi baru tentang orang tuanya muncul kembali dan rencana untuk membunuhnya gagal, segalanya berubah bagi Snow. Dengan bantuan sekelompok kurcaci yang waspada, …
Novel ini mengandung pesan dakwah yang kuat, mengajak pembaca untuk lebih memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui kisah-kisah inspiratif dan nasihat-nasihat keagamaan.
Novel ini sarat dengan pesan moral tentang pentingnya menepati janji, menghadapi tantangan hidup, dan belajar dari pengalaman. Tere Liye juga menyoroti bagaimana perjalanan hidup seseorang, meskipun penuh liku, dapat membentuk karakter dan membawa pada kemuliaan.
Banyak yang menghubungkan fenomena-fenomena yang akrab dengan keseharian kita sebagai pertanda akhir zaman, seperti, fenomena invasi Irak ke Kuwait, perang Teluk, embargo terhadap Irak, Saddam Husein, munculnya Taliban dengan panji-panji hita, dan gempuran Amerika Serikat terhadap Afghanistan juga Irak. Dan semua itu memang realitis dengan apa yang di sampaikan oleh Rasulullah dalam haditsnya.
Ada lebih dari 20 hobi yang insyaAllah tidak melanggar syar’i yang mampu menghilangkan kebosanan dan kegerahan hati. Kita bisa menyalurkan hati kita tanpa merasa bersalah karena dibuku ini menyediakan alternatif yang tidak melanggar syari’ah, Malah berpotensi besar memasukkan kita kedalam Jannah.