Novel ini berkisah tentang pencarian seorang ayah terhadap dua anaknya yang larut bersama banjir. Kisah tentang pak Hastani, Baihaqi, dan Badrun. Mereka terpisah oleh bencana yang pada akhirnya membawa mereka kepada nasib dan takdir masing-masing.
Novel ini berlatar di Desa Belantik, Desa Ketumbi, dan Tanjong Lantai di Belitung, dengan latar waktu sekitar tahun 1990-an hingga 2000-an, menggambarkan sosial budaya masyarakat Melayu Belitung. Novel ini mengangkat tema perjuangan dalam menemukan jati diri dan potensi diri, serta bagaimana lingkungan membentuk karakter seseorang Sobri, seorang pengangguran yang tinggal di rumah panggung tua …
Setelah kematian ibunda tercintanya, kerajaan jatuh ke tangan ibu tiri Putri Salju, yang biasa disebut "Ratu Jahat" oleh para penguasanya. Snow tetap tegar di istana, berharap bisa memanfaatkan situasi sebaik mungkin. Namun ketika informasi baru tentang orang tuanya muncul kembali dan rencana untuk membunuhnya gagal, segalanya berubah bagi Snow. Dengan bantuan sekelompok kurcaci yang waspada, …
Novel ini mengandung pesan dakwah yang kuat, mengajak pembaca untuk lebih memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui kisah-kisah inspiratif dan nasihat-nasihat keagamaan.
Novel ini sarat dengan pesan moral tentang pentingnya menepati janji, menghadapi tantangan hidup, dan belajar dari pengalaman. Tere Liye juga menyoroti bagaimana perjalanan hidup seseorang, meskipun penuh liku, dapat membentuk karakter dan membawa pada kemuliaan.
Sebuah ensiklopedia sederhana pengantar menjelajahi khazanah sastra dunia, memuat ikhtisar sejarah sastra dunia sejak ribuan tahun lampau, profil 335 sastrawan terkemuka dari pelbagai penjuru dunia dan zaman—dilengkapi informasi tentang proses kreatif dan karya mereka. Juga terdapat beragam data tentang karya-karya terbaik sepanjang masa dan sejumlah hadiah sastra terkemuka di lima benua di a…